Kamis, 02 Januari 2014

Selamat jalan teman.....

          Siapa yang pernah tahu panggilan maut yang sebenarnya memang sudah di tetapkan dalam kuasa-Nya. Dalam diri masing-masing, sebenarnya apa yang kita patut sombongkan? Kita semua tahu apa yang tercipta di dunia ini, akan kembali kepada-Nya. Di pandangan mata-Nya, kita semua sama. Di dekapan kehangatan-Nya, kita semua merasakan itu.

          Tidak pernah terduga sebelumnya saat kita masih tersenyum dan tertawa bersama-sama di kala kesempatan membuahkan kenangan termanis, saat kau masih terlihat gagah di Sekolah Menengah Atas yang kita cintai dulu. I can’t believe it!!!!

          Di tanah rantau (Yogyakarta) kau melafalkan cita-citamu setinggi langit, tentu untuk membahagiakan orang tuamu. Jika mereka menanyakan kabarmu dari kejauhan selama 2 tahun lebih ini, mungkin kau selalu menjawab dengan nada lembut "Aku baik-baik saja". Meski pada akhirnya kau tergeletak lemah di dalam kamar yang dimana Malaikat sedang membawa nyawamu kembali kepada-Nya.

          Tuhan selalau mempunyai rencana di balik kuasanya yang begitu amat maya untuk kita jabarkan. Bahkan sesosok Malaikat pun tidak akan pernah tahu tentang takdir yang Tuhan selalu sembunyikan. Dalam jangka 3 tahun kita membuat kenangan di SMA, secepat itu pula kau pergi tanpa membekaskan tanda tanya besar untuk pergi ke alam yang begitu tenang di alam surga. Jika ini memang rencana yang terbaik, mohon Tuhan :

Jagalah dia dalam dekapan-Mu yang paling hangat

Berilah setiap nafas yang paling nyaman di sisi-Mu yang paling mulia

Hiburlah dia dalam kedamaian surga yang paling indah

Perpanjanglah massa senyum dan tawanya, karena kita semua tahu hal yang paling indah menurut dia adalah membuat semua orang tertawa dengan candaannya.





Zulfikar Yogaswara
11 Januari 1993 - 1 Januari 2014


Sampai dimana kita lelah menghela nafas
Sesaat itu pula kita pulang dengan kedamaian
Tuhan lambat laun akan memanggil kita lebih cepat
Bahkan di banding segala apapun yang tercepat di dunia ini
Di balik sebuah nama, akan terselip sebuah takdir kematian yang sudah di siapkan
Di balik semua kelahiran kenangan, senyum dirimu lah yang telah mewarnai kita semua di waktu Sekolah Menengah Atas
Beristirahatlah dengan tenang teman, Allah selalu menyayangi umatnya yang menghamba pada-Nya

Tidak ada komentar:

Posting Komentar