Minggu, 12 Mei 2013

Selamat Ulang Tahun Bapake

HAPPY BIRTHDAY PAPAH !!!





           Ini tahun ke-53 nya bokap gue bertambah umurnya. semakin tua kenapa yang gue fikirin dia nambah gaul ya? dari mulai koleksi sepatu boots nya, sampai baju-baju gaulnya. Ini gak adil dan gak logis banget, seharusnya gue yang lebih gaul dari pada bokap. Terlepas dari itu semua bokap gue yang paling asik, bisa di ajak curhat, bisa di ajak hang out, dan yang paling terpenting bisa di pinjemin baju-baju gaulnya.

          Gue sangat beruntung banget terlahir di dunia ini mempunyai sesosok Bapak seperti beliau, entah karena keberuntungan atau tidak bagi gue. Sifat beliau yang sangat peduli sekali terhadap anak, walaupun marah itupun untuk kebaikan gue. Beliau adalah salah satu inspirasi dan penyemangat bagi kehidupan gue.

          Untuk di tahun yang ke 53 ini maaf banget cuma ngasih kado yang gak sebanding dengan pengorbananMU Pah, yang terpenting anak-anakmu ini tidak lupa akan kewajiban nya sebagai pelajar yang nanti akan membahagiakanMU kelak.

KAMI SAYANGMU PAH !!!!

Malam Minggu Ferdy.......

Ini malam minggu apa istimewanya?

*ngomong sama pdkt ke 5.427*

Dia menjawab : Istimewalah, soalnya kan gue gak mau jalan sama lo !!!???!!!

Gue : |%&^%$#@*&^$|..................................................................................

*parut-parut muka*


            Pepatah berkata kejarlah cintamu sampai ke hatinya. Namun jangan kau sia-siakan anunya. HATINYA maksudnya. Ini cerita tentang perjalanan karir gue menjomblo di tiap malam minggunya. BIAR KALIAN PUAS GUE CERITA KAYA GINI............ *nangis di pangkuan subur, DEMI TUHAN”

Di tiap malam minggu tidak pas rasanya tidak membawa pasangan, di tiap karir gue menjomblo hampir terhitung sudah 547 wanita yang gue ajak nge-date ke rumahnya masing-masing. Mereka beralasan di rumahnya lebih nyaman, tapi bagi gue itu adalah ancaman buat bonyoknya. Gue keringet mencret-mencret bro kalau harus ketemu bonyok. Tercatat kuning-kuning di celana dalam gue sudah mencapai batas up normal. Sungguh miris............!!!!

Sabtu, 11 Mei 2013

Good Morning


Pengkarakteran dan pengkajian selamat pagi bisa bermacam bentuknya untuk di ungapkan. Analogi yang menerangkan kata selamat pagi untuk sebuah semangat baru yang muncul dari dalam diri. Semacam kesadaran yang melihatkan kita pada indahnya dunia. Munculnya Matahari yang bersinar dan bermunculannya banyak indvidu untuk menjalankan tujuannya masing-masing.

Pola terbitnya fajar yang menyadarkan kita untuk hidup lebih baik lagi, bukan hanya untuk diri sendiri, melainkan perbaikilah kelebih baikan orang lain. Mungkin Tuhan sengaja selalu menerbitkan fajar di kesinarannya, agar para kehidupannya selalu mencintai kehidupannya sendiri. Banyak sekali indvidu yang tidak memberkahi penyinaran matahari di pagi hari, entah mereka yang sengaja berbaring terlalu lama di ranjang atau mereka yang selalu bekerja malam untuk tulang punggung keluarga.

Dari generasi ke generasi pendeklarasian atau pengungkapan selamat pagi tidak banyak berubah. Tujuan mereka mengucapkan selamat pagi adalah mensyukuri kelebihan sinar fajar yang menyinari bumi. Atau bahkan pengungkapan cinta terhadap pasangannya. Tidak menjadi dasar kesempurnaan hidup bila tidak mengucapkan selamat pagi, hanya saja tidak menjadi kewajaran bila tidak mengucapkannya kepada yang dituju.

Jumat, 10 Mei 2013

Penilaian Lagu Jose Mari Chan - Beautiful Girl


Sebuah lagu dari Jose Mari Chan – Beautiful Girl, seorang penyanyi asal Filipina di tahun 1989. Mungkin keberadaan lagu ini masih belum di kenali banyak orang, masih terdengar asing bisa di bilang. Penilaian musik dan nada untuk lagu ini masih terdengar jadul, namun bagi gue penilaian lyric lagu ini yang patut di jadikan pola pemikiran untuk para MOVE ON-ers.

Banyak kaum remaja sekarang yang menjadikan dirinya LOSER untuk wanita/laki-laki yang sangat di kaguminya. Mereka membuat harapan lebih agar hatinya seakan tenang akan kehadiran masa lalunya. Hal layak lah yang bisa menilai untuk kualitas hati atau perasaan yang sangat baik. Keterpurukan Anda sendirilah lah yang bisa membuat Anda menjadi terpuruk, kunci dari sebuah kebahagiannya adalah Anda sendiri selaku sebagai Dalang dalam permainan kehidupan Anda.

Sabtu, 04 Mei 2013

The past is a lesson....


Aku pernah merasakan bagaimana rasanya tidak bisa kembali lagi bersama orang yang sejenak menemani hari-hari kita.

Dengan dan untukmu yang mungkin telah bahagia…….

Keberadaanku kini hanya hanya menjadi kupu-kupu indah yang tak bertahan lama hidupnya. Peneranganku sekarang tidak semestinya dia menerangi nalar dalam nyata. Letakku disini yang selalu kalah pada waktu yang teramat perih untuk di jalani. Mungkin air mata ini tidak cukup menggambarkan rasa dalam kenyataan.

Kebodohanku dulu yang menyakitimu dalam raga. Ketidakberdayaanku dalam melakoni setiap masalah cinta yang selalu datang. Ketidaklucuanku yang membuat wajahmu datar seterpa jalanan yang menghiasi kendaraan. Ketidaktampanan diriku yang mampu mengalihkan pandanganmu terhadap yang lain. Atau bahkan ketidakromantisannya diriku yang hanya menuliskan setiap celotehan kenangan di lembaran putih bersamakan tinta hitam, yang akan kalah dengan material yang selalu orang lain hadirkan?

Entah apa yang kurasa saat ini, ketika hati ini enggan untuk membuka lagi ketulusannya. Bahkan seutas cokelat pun tidak bisa menenangkan hati ini.  Kini dalam pengoleksian pelajaran hidup, aku sangat mengerti tentang untuk apa cinta dijalani, untuk apa cinta perlu diciptakan, dan untuk apa cinta perlu dijaga. 

Sebatas Kagum



Temukan aku di sebuah semesta jalan
Menapak lemah dengan tercipta haluan rasa
Tuntunlah aku menjadi Raja di mahkota keemasanmu
Meladeni setiap masa di sekitar tubuhmu

Pengagumanku hanya sebatas jurang tak bertepi
Tak ada penjelasan hanya meyakini sebuah hati
Jelas…… tiada massa yang menghabiskan kehausan naluri
Pengagumanku entah sampai akan berakhir

Royalitas cintaku mungkin tak sebanyak individu lain
Mengunci hati untuk temukan ketulusan cinta
Ketidak terimaanmu yang menempatkan aku di jurang pengaguman
Hanya berbatas diam yang menunjukan siapa aku?

Aku adalah aku
Kesederhanaan yang menunjukan identitas ragaku
Improvisasi kehidupanku yang mengatakan untuk apa aku hidup
Dan pada siapa kunci hati ini akan aku berikan?

Kamis, 02 Mei 2013

Kenikmatan Boker Di Pagi Hari


Kalian pasti tau lah apa istilah dari boker itu apa? Menurut bahasa adalah proses simulasi atau penyederhanaan dari sebuah proses kenikmatan. Menurut praktek adalah proses duduk atau jongkok yang mengeluarkan sebuah cairan atau gumpalan yang berbentuk lurus, dengan ukuran maksimal tidak lebih dari 5cm. *bayangin yang lagi makan gimana ekspresinya*

Jenis-jenis boker dibagi atas dua bagian, ada jenis boker alamiah dan non alamiah. Gue disini akan menjelaskan contoh dari jenis boker alamiah dan non alamiah.

Semua orang di dunia ini pasti pernah merasakan boker di pagi hari bukan? Bagaimana perasaan anda saat mengeluarkannya? BUKAN BEGITU NIKMAT?. Kenikmatan boker di pagi hari tidak bisa di kaitkan oleh apapun. Jangan kaitkan juga dengan hubungan atau kejombloan, karena gue udah muak banget mendengar kata-kata itu. Inilah yang biasa disebut dengan boker alamiah, yaitu proses yang tidak memaksakan dia akan keluar secara terpaksa, dia akan keluar dengan sendirinya tanpa proses penge-edenan.

Kaum boker non alamiah di dominasi oleh umat-umat yang gemar makan pedas. Sebagai contoh saat kita makan maicih level 10, kalian pasti akan merasakan proses getaran perut yang sangat panas. Di situlah proses pencairan k*toran keluar. Biasanya dia tidak berbentuk gumpalan murni seutuhnya, melainkan cairan-cairan kuning yang bisa di implementasikan ke dalam rumus kimia, untuk bisa di jadikan sebuah penemuan baru.

Kehadiran Dirimu


Ketika embun mengoleksi cahaya fajar
Terselip keindahan mentari di kedua matamu
Saat sabit melengkungkan ketetapan kegelapan
Sinarmu enggan untuk hilang

Penggilaanku terhadap cinta muncul di bingkai hatimu
Melakukan pemanggilan maya tanpa ada yang menuntut
Dasar pengarahan naluri yang menyakralkan sebuah jalinan
Tidak mencakup kesempurnaan hanya melihat kekuranganmu

Kehidupan nadiku bergemulu riang
Ketika bayangmu muncul di pelataran bayang
Kemerahan darahku tidak semestinya merah
Hanya melampaui batas kepucatan di dalam diri

Terciptalah sebuah rasa di keadaan bidang
Tegak dan yakin tanpa melihat belakang
Terkutuklah keadaan keheningan
Jika hiasan wajahmu tidak berada dalam  setiap langkahku